martes, 9 de noviembre de 2010

Hujan..dan..Jakarta

Wah..

Sekarang hampir tiap hari Jakarta di guyur hujan. Apalagi kalau pagi-siangnya panas menyengat.. udah pasti tuh sore-malamnya hujan lebat.. alhasil tiap sudut jakarta dipadati kendaraan dan (kalo kata bang F*ke) genangan air..

Kalau saya dan hujan sepertinya punya "love-hate" relationship.. Sesungguhnya suasana kalau lagi hujan itu menyengkan, adem, romantis, dan menyuburkan makhluk hidup (nah loh?) yang menyebalkan adalah, ketika hujan turun saya masih harus berkutat dengan kerasnya jalanan Jakarta. Itu tadi, nggak usah pake hujan aja jalanan jakarta macetnya nggak bisa diprediksi, apalagi ditambah hujan.. hadeeuuuhh.. belum lagi efek influenza dan masuk anginnya. Hmm.. sepertinya masalah saya bukan hujan ya? tapi faktor jalanan Jakarta.. berarti "love-hate" saya itu lebih tepat ditujukan buat kota Jakarta ini..

Saya jadi ingat suatu bahasan di twitter, JAKARTA BERKUMIS.. BERdebar KalaU geriMIS. Rasanya cocok betul dengan keadaan Jakarta saat ini. Kapan ya Jakarta bisa bebas banjir dan macet? mungkin nggak ya? atau jangan-jangan keadaan ini akan bertambah parah? jangan-jangan Jakarta benar-benar akan menjadi tempat parkir terluas dan taman air terbesar suatu hari nanti??? duh, jangan sampai deh!! Apa semua ini memang tanggung jawab pemerintah? untuk memperbaiki sarana transportasi umum, untuk membangun sistem drainase yang benar, untuk bersikap tegas terhadap perauran-peraturan yang sudah dibuat, untuk pengalokasian dana yang bertanggung jawab, dan lain-lainnya.. Memang sih, itu tanggung jawab pemerintah! Tapi alangkah baiknya jika masyarakat juga mendukung, mulai saja dari hal sederhana, tidak membuang sampah sembarangan dan menaati peraturan yang sudah ada!! Saya rasa keadaan Jakarta akan lebih baik.. Jadi saya optimis keadaan ini dapat membaik kalau mental masyarakatnya juga diperbaiki..

Air itu nggak pernah salah, kalau lihat genangan air saja saya suka kasihan sama si air.. dia binggung mau lari kemana.. selokan sudah penuh sampah, tanah sudah tertutup beton.. jadinya diapun terperangkap nggak bisa kemana-mana.. lama-lama menggenang dan jadi banjir. Bukankah akan begitu menyenangkan kalau hujan turun kita nggak perlu was-was lagi, karena seharusnya tiap jatuhnya air ke muka bumi ini kita syukuri. Air merupakan sumber kehidupan makhluk hidup.. Apa jadinya kalau berhari-hari, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun hujan nggak turun....??